Kode KBLI Bahan Bangunan: Daftar Lengkap Klasifikasi 2025 untuk Usaha

Cari tahu kode KBLI bahan bangunan untuk industri semen, kayu, batu, hingga perdagangan material. Panduan lengkap klasifikasi usaha berbasis KBLI 2025 di OSS RBA.

Tim kbli2025.com 18 Mar 2024 11 menit baca
Kode KBLI Bahan Bangunan: Daftar Lengkap Klasifikasi 2025 untuk Usaha

Memilih kode KBLI bahan bangunan yang tepat adalah langkah awal yang krusial bagi setiap pelaku usaha yang bergerak di sektor material konstruksi. Kesalahan dalam menentukan kode klasifikasi usaha dapat berakibat pada penolakan permohonan Nomor Induk Berusaha (NIB) di sistem OSS RBA, hingga berujung pada ketidaksesuaian perizinan usaha dengan kegiatan yang sebenarnya dijalankan. Di tengah perubahan regulasi yang dinamis, pemahaman tentang kode KBLI bahan bangunan menjadi semakin penting agar usaha Anda tidak tersandung masalah administrasi di kemudian hari.

Badan Pusat Statistik (BPS) secara resmi merilis KBLI 2025 melalui Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 yang diundangkan pada 18 Desember 2025. KBLI 2025 menggantikan KBLI 2020 dan mulai berlaku secara penuh dengan masa transisi enam bulan sejak tanggal diundangkan. Bagi pelaku usaha, hal ini berarti seluruh kode KBLI yang sebelumnya digunakan wajib disesuaikan dengan ketentuan KBLI 2025. Perubahan ini berdampak pada berbagai sektor usaha, tidak terkecuali pada industri bahan bangunan, konstruksi, dan perdagangan material.

Artikel ini akan membahas secara lengkap kode KBLI bahan bangunan berdasarkan KBLI 2025, mulai dari industri manufaktur bahan bangunan, perdagangan besar, hingga perdagangan eceran. Dengan memahami klasifikasi yang tepat, Anda dapat memastikan bahwa usaha Anda terdaftar dengan kode yang benar di sistem OSS RBA dan terhindar dari kendala perizinan di masa depan. Untuk pemahaman dasar tentang KBLI, Anda dapat membaca artikel Apa itu KBLI sebagai pengantar.

Struktur KBLI 2025 dan Dasar Hukumnya

KBLI 2025 hadir dengan struktur yang lebih luas dibandingkan versi sebelumnya. Dari sisi struktur, jumlah kategori dalam KBLI 2025 bertambah dari 21 kategori (A-U) pada KBLI 2020 menjadi 22 kategori (A-V). Secara keseluruhan, KBLI 2025 terdiri dari 87 golongan pokok, 257 golongan, 519 subgolongan, dan 1.560 kelompok usaha. Klasifikasi ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai aktivitas ekonomi baru yang tidak tercakup dalam KBLI 2020.

Dasar hukum utama KBLI 2025 adalah Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Regulasi ini menggantikan Peraturan BPS Nomor 2 Tahun 2020 tentang KBLI 2020. KBLI 2025 juga dilengkapi dengan lampiran ekstensif yang merestrukturisasi aktivitas usaha di semua sektor, menghadirkan klasifikasi yang lebih granular dan batasan aktivitas yang lebih jelas.

Bagi pelaku usaha, KBLI 2025 memiliki implikasi langsung terhadap proses perizinan di OSS RBA. Setiap permohonan NIB, perubahan data usaha, atau pengajuan perizinan baru wajib menggunakan kode KBLI 2025. Oleh karena itu, memahami kode KBLI bahan bangunan yang tepat menjadi langkah strategis untuk memastikan kelancaran proses perizinan usaha Anda.

Kode KBLI Bahan Bangunan: Sektor Industri Manufaktur

Sektor industri manufaktur bahan bangunan merupakan salah satu kelompok usaha yang paling banyak memiliki kode KBLI bahan bangunan. KBLI 2025 melakukan sejumlah perubahan signifikan pada klasifikasi di sektor ini, termasuk penggabungan beberapa kode menjadi satu kode baru. Berikut adalah daftar kode KBLI bahan bangunan di sektor manufaktur yang perlu Anda ketahui.

Industri Barang dari Semen (23951)

Kode KBLI 23951 adalah salah satu kode KBLI bahan bangunan yang paling umum digunakan. Kelompok ini mencakup kegiatan pembuatan berbagai macam barang dari semen sebagai penyusun utamanya, termasuk yang dicampur dengan bahan mineral lainnya dan/atau bahan berserat. Produk yang dihasilkan meliputi ubin, bata, batako, beton aerasi autoklaf, paving blok, lembaran, panel, ventilasi semen, lembaran/papan semen gelombang berserat, pipa semen, hingga komponen konstruksi seperti tiang listrik beton, tiang pancang, girder, box culvert, dan pipa beton. Perubahan signifikan pada kode ini adalah penggabungan 3 kode KBLI 2020 menjadi satu kode 23951 pada KBLI 2025.

Industri Barang dari Semen dan Kapur untuk Konstruksi (23953)

Kode 23953 mencakup usaha pembuatan berbagai barang dari semen dan/atau kapur atau batu buatan untuk keperluan konstruksi. Berbeda dengan 23951 yang lebih berfokus pada barang jadi dari semen, 23953 mencakup produk-produk konstruksi yang berbahan dasar semen dan kapur. Dalam KBLI 2025, kode 23953 dipecah menjadi 2 kode baru, sehingga pelaku usaha perlu mencermati perubahan ini agar tidak salah dalam memilih kode yang sesuai.

Industri Mortar, Acian, dan Beton Siap Pakai (23955)

Kode KBLI 23955 mencakup kegiatan pembuatan mortar nonrefraktori (tidak tahan api) atau beton siap pakai, seperti dry mixed mortar, ready mixed concrete, dry mixed concrete, plester acian, acian putih, dan acian abu. Perubahan pada kode ini adalah penggabungan 2 kode KBLI 2020 menjadi 23955 pada KBLI 2025. Kode ini menjadi pilihan tepat bagi usaha yang bergerak di bidang produksi mortar dan beton siap pakai.

Industri Barang dari Batu (2396)

Subgolongan 2396 mencakup industri pemotongan, pembentukan, dan penyelesaian batu untuk digunakan dalam konstruksi, pemakaman, jalan, pemasangan atap, serta pembuatan furnitur dari batu dan batu monumen. Di dalam subgolongan ini terdapat beberapa kode 5 digit yang lebih spesifik:

  • 23961 – Industri Barang dari Batu Marmer
  • 23962 – Industri Barang dari Batu Granit
  • 23969 – Industri Barang dari Marmer, Granit dan Batu Lainnya

Pemilihan kode yang tepat sangat penting karena masing-masing kode memiliki karakteristik dan persyaratan usaha yang berbeda.

Industri Barang Bangunan dari Kayu (16221)

Kode 16221 mencakup kegiatan pembuatan bahan bangunan dari kayu yang digunakan utamanya untuk konstruksi. Produk yang dihasilkan meliputi balok, kasau, rangka atap yang dihaluskan keempat sisinya, tiang penopang, pintu, jendela, daun jendela dan kusennya, tangga dan susuran tangga, manik-manik kayu, cetakan kayu, sirap, hingga blok lantai parket.

Industri Bahan Bangunan dari Tanah Liat/Keramik (2392)

Subgolongan 2392 mencakup industri bahan bangunan dari tanah liat atau keramik. Kegiatan yang tercakup meliputi pembuatan perapian keramik, ubin dinding non refraktori, paving atau ubin keramik non refraktori, batu bata, ubin untuk atap, cerobong asap, pipa, saluran keramik, balok lantai dari tanah liat yang dibakar, serta peralatan porselen untuk perlengkapan saniter. Dalam KBLI 2025, kode ini mengalami penyesuaian untuk memberikan klasifikasi yang lebih spesifik.

Kode KBLI Bahan Bangunan: Sektor Perdagangan

Selain sektor manufaktur, sektor perdagangan juga memiliki sejumlah kode KBLI bahan bangunan yang penting untuk diketahui. Kode-kode ini terbagi menjadi perdagangan besar (wholesale) dan perdagangan eceran (retail).

Perdagangan Besar Bahan dan Perlengkapan Bangunan (4663)

Subgolongan 4663 mencakup perdagangan besar bahan dan perlengkapan bangunan. Ruang lingkupnya meliputi perdagangan besar kayu kasar, produk utama kayu olahan, cat dan pernis, bahan bangunan seperti pasir dan batu kerikil, kertas dinding dan penutup lantai, kaca datar, kunci, perabot dan peralatan tetap, pemanas air, peralatan kebersihan seperti porselen kamar mandi dan wastafel, perlengkapan pemasangan peralatan kebersihan, serta peralatan bangunan seperti palu, gergaji, dan obeng.

Di dalam subgolongan ini terdapat beberapa kode yang lebih spesifik:

  • 46631 – Perdagangan Besar Barang Logam untuk Bahan Konstruksi
  • 46633 – Perdagangan Besar Genteng, Batu Bata, Ubin, dan Sejenisnya
  • 46638 – Perdagangan Besar Berbagai Macam Material Bangunan (KBLI 2020) yang dalam KBLI 2025 menjadi 46738
  • 46639 – Perdagangan Besar Bahan Konstruksi Lainnya

Perdagangan Eceran Bahan dan Material Konstruksi (47521)

Kode 47521 merupakan salah satu kode KBLI bahan bangunan yang paling sering digunakan untuk usaha perdagangan eceran material konstruksi. Kelompok ini mencakup perdagangan eceran bahan konstruksi dari logam (kawat, paku, mur, baut, engsel, kunci, tangki air, pintu rol, seng lembaran), bahan konstruksi dari porselen (kloset, bidet, wastafel, bak mandi, ubin dinding), bahan konstruksi dari kayu (papan, galar, kusen, daun pintu, kayu lapis, papan partikel), bahan konstruksi dari tanah liat, kapur, semen, atau kaca (genteng, batu bata, ubin, eternit, pipa irigasi), serta material bangunan lainnya seperti pipa plastik, asbes semen, semen, kapur, pasir, dan batu.

Perubahan signifikan pada kode ini adalah penggabungan 8 kode KBLI 2020 menjadi satu kode 47521 pada KBLI 2025.

Perdagangan Eceran Peralatan Tukang, Bahan Konstruksi, Cat, dan Kaca (4752)

Subgolongan 4752 adalah subgolongan yang lebih luas dari 47521. Subgolongan ini mencakup perdagangan eceran peralatan tukang (hardware), cat, pernis, lak, pelarut, white spirit dan produk kimia konstruksi lainnya, kaca lembaran, bahan konstruksi lainnya seperti batu bata, genteng, bata ringan, kayu, papan lantai, dan bahan insulasi, perlengkapan sanitari, peralatan dan material listrik, pipa, perkakas tangan, hingga alarm kebakaran dan alat pemadam kebakaran.

Perubahan Kode KBLI dari 2020 ke 2025 di Sektor Bahan Bangunan

Perubahan dari KBLI 2020 ke KBLI 2025 membawa sejumlah penyesuaian pada kode KBLI bahan bangunan. Berikut adalah beberapa perubahan penting yang perlu Anda ketahui:

KBLI 2020 KBLI 2025 Keterangan Perubahan
46638 (Perdagangan Besar Berbagai Macam Material Bangunan) 46738 Perubahan kode numerik
23951 (Industri Barang dari Semen) 23951 Kode tetap, 3 kode 2020 digabung menjadi 1
23955 (Industri Barang dari Asbes) 23955 (Industri Mortar, Acian, Beton Siap Pakai) Perubahan uraian, 2 kode 2020 digabung
47521 (Perdagangan Eceran Bahan Konstruksi) 47521 Kode tetap, 8 kode 2020 digabung menjadi 1

Perubahan ini menunjukkan bahwa KBLI 2025 tidak hanya mengubah nomor kode, tetapi juga menyederhanakan struktur klasifikasi dengan menggabungkan beberapa kode yang memiliki kesamaan aktivitas usaha. Bagi pelaku usaha, penting untuk melakukan penyesuaian kode KBLI sesuai dengan ketentuan terbaru agar perizinan usaha tetap valid.

Memilih Kode KBLI Bahan Bangunan yang Tepat untuk Usaha Anda

Memilih kode KBLI bahan bangunan yang tepat memerlukan pemahaman yang mendalam tentang ruang lingkup kegiatan usaha Anda. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam memilih kode yang sesuai:

  • Identifikasi kegiatan usaha utama: Tentukan kegiatan usaha yang menjadi sumber pendapatan utama Anda. Apakah Anda memproduksi bahan bangunan (manufaktur), menjual secara grosir (perdagangan besar), atau menjual langsung ke konsumen akhir (perdagangan eceran)?
  • Perhatikan bahan baku dan produk akhir: Jika Anda bergerak di bidang manufaktur, perhatikan bahan baku utama yang digunakan (semen, kayu, tanah liat, batu, dll.) dan produk akhir yang dihasilkan.
  • Cermati perubahan dari KBLI 2020 ke 2025: Pastikan Anda menggunakan kode KBLI 2025 yang terbaru, bukan kode KBLI 2020 yang sudah digantikan.
  • Konsultasikan dengan ahli: Jika Anda ragu dengan pilihan kode KBLI, konsultasikan dengan penyedia jasa perizinan profesional untuk memastikan keakuratan klasifikasi usaha Anda.

Untuk memahami lebih lanjut tentang perubahan yang terjadi pada KBLI 2025, Anda dapat membaca artikel Perubahan KBLI 2025 dan KBLI 2025 vs Versi Sebelumnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa itu kode KBLI bahan bangunan?

Kode KBLI bahan bangunan adalah kode klasifikasi usaha yang digunakan untuk mengidentifikasi kegiatan usaha di bidang produksi, perdagangan, atau distribusi bahan dan material bangunan. Kode ini digunakan dalam sistem OSS RBA untuk pendaftaran NIB dan perizinan berusaha.

Kapan KBLI 2025 mulai berlaku?

KBLI 2025 secara resmi ditetapkan melalui Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025 pada 18 Desember 2025, dengan masa transisi enam bulan sejak tanggal diundangkan. Seluruh permohonan baru wajib menggunakan KBLI 2025 mulai pertengahan 2026.

Apakah semua usaha bahan bangunan wajib memiliki kode KBLI?

Ya, setiap pelaku usaha di Indonesia wajib memiliki kode KBLI yang sesuai dengan kegiatan usahanya sebagai bagian dari proses pendaftaran NIB di sistem OSS RBA. Pemilihan kode KBLI yang tepat sangat penting untuk kelancaran proses perizinan usaha.

Bagaimana cara mengecek kode KBLI bahan bangunan yang tepat untuk usaha saya?

Anda dapat mengecek kode KBLI yang tepat melalui portal OSS RBA (oss.go.id) dengan melakukan pencarian berdasarkan kata kunci kegiatan usaha, atau berkonsultasi dengan penyedia jasa perizinan profesional untuk mendapatkan rekomendasi kode KBLI yang sesuai.

Kesimpulan

Kode KBLI bahan bangunan memiliki cakupan yang luas, mulai dari sektor manufaktur (seperti 23951 untuk industri barang dari semen, 23955 untuk mortar dan beton siap pakai, 2396 untuk industri barang dari batu, dan 16221 untuk barang bangunan dari kayu) hingga sektor perdagangan (seperti 4663 untuk perdagangan besar dan 47521 untuk perdagangan eceran material konstruksi). Perubahan dari KBLI 2020 ke KBLI 2025 membawa sejumlah penyesuaian, termasuk penggabungan beberapa kode menjadi satu kode baru, sehingga pelaku usaha perlu mencermati perubahan ini agar tidak salah dalam memilih klasifikasi usaha.

Memahami kode KBLI bahan bangunan yang tepat adalah langkah strategis untuk memastikan kelancaran proses perizinan usaha di OSS RBA. Dengan memilih kode yang sesuai dengan kegiatan usaha yang sebenarnya dijalankan, Anda dapat menghindari risiko penolakan permohonan NIB dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Untuk informasi lebih lanjut tentang manfaat KBLI dan cara membacanya, Anda dapat membaca artikel Manfaat KBLI dan Cara Membaca Kode KBLI.

Sumber & referensi

Bagikan: WhatsApp LinkedIn

Artikel ini bersifat edukasi. Verifikasi syarat dan ketentuan terbaru pada instansi atau lembaga terkait sebelum mengambil keputusan.