Anda berencana membuka gym, atau mungkin sudah memiliki satu tetapi ingin memastikan legalitasnya sudah tepat. Di antara berbagai persiapan, ada satu keputusan administratif yang sering dianggap sepele—padahal salah memilih di sini bisa memengaruhi seluruh proses perizinan: menentukan kode KBLI gym yang benar.
KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) adalah sistem pengelompokan aktivitas ekonomi yang menjadi dasar bagi OSS RBA dalam menentukan jenis perizinan, tingkat risiko, dan kewajiban usaha Anda. Pemilihan kode yang tidak sesuai dapat membuat NIB tidak valid untuk kegiatan yang benar-benar Anda jalankan.
Artikel ini membahas perbedaan antara tiga kode KBLI yang sering dikaitkan dengan bisnis gym—93116, 93117, dan 93127—serta implikasi praktisnya bagi pemilik usaha seperti Anda. Fokus utamanya bukan pada cara mengurus izin, melainkan pada pemahaman yang tepat agar Anda tidak salah langkah sejak awal.
Baca Juga:
KBLI Gym dan Tiga Kode yang Sering Membingungkan
Pertanyaan tentang kode KBLI gym kerap muncul karena ada lebih dari satu kode yang sekilas tampak cocok. Padahal, masing-masing memiliki cakupan dan karakteristik usaha yang berbeda. Memilih tanpa memahami perbedaannya adalah sumber masalah administratif yang umum.
Kode 93116—Fasilitas Pusat Kebugaran/Fitness Center—adalah yang paling umum digunakan oleh gym komersial. Kelompok ini mencakup penyediaan tempat dan fasilitas untuk fitness atau kebugaran lainnya sebagai kegiatan pokok, termasuk penyelenggaraan sekolah atau pendidikan kebugaran yang dikelola sendiri. Kode ini tetap digunakan pada KBLI 2025 tanpa perubahan kode, meskipun dimungkinkan ada penyesuaian diksi pada uraiannya.
Kode 93117—Aktivitas Pusat Kebugaran/Fitness Center—memiliki cakupan yang lebih luas. Selain menyediakan tempat dan fasilitas fitness sebagai usaha pokok, kelompok ini dapat dilengkapi dengan penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. Perbedaan inilah yang sering luput dari perhatian pemilik gym yang juga menyediakan kafe atau bar minuman sehat di dalam fasilitasnya.
Kode 93127—Klub Kebugaran/Fitness dan Binaraga—memiliki orientasi yang berbeda. Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi atau klub kebugaran yang memberikan anggotanya kesempatan untuk ikut dalam kegiatan olahraga, baik yang menyediakan tempat maupun tidak. Kode ini lebih tepat untuk entitas yang berfokus pada keanggotaan klub dan pembinaan, bukan sekadar penyediaan fasilitas.
Untuk memahami kerangka klasifikasi secara lebih menyeluruh, Anda bisa merujuk pada panduan tentang KBLI 2025 yang membahas dasar-dasar sistem klasifikasi ini.
Perbandingan Ringkas Tiga Kode KBLI Gym
Memahami perbedaan ketiganya membantu Anda menentukan pilihan yang paling sesuai dengan model bisnis Anda.
| Aspek | 93116 | 93117 | 93127 |
|---|---|---|---|
| Fokus utama | Fasilitas dan tempat fitness | Fasilitas fitness dengan layanan F&B | Klub dan organisasi kebugaran |
| Orientasi | Komersial berbasis fasilitas | Komersial dengan layanan tambahan | Keanggotaan dan komunitas |
| Contoh model bisnis | Gym umum, studio fitness | Gym dengan kafe, lounge | Klub binaraga, komunitas olahraga |
| Kesesuaian umum | Paling umum untuk gym komersial | Gym skala besar dengan F&B | Klub dengan basis anggota |
Kapan Setiap Kode KBLI Gym Sebaiknya Digunakan
Kode 93116 adalah pilihan paling aman untuk mayoritas gym komersial. Jika Anda menyediakan tempat latihan, peralatan, dan mungkin kelas kelompok tanpa layanan makanan dan minuman sebagai bagian dari bisnis inti, kode ini paling sesuai.
Kode 93117 menjadi relevan ketika kafe atau layanan F&B menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman gym Anda. Beberapa gym premium mengintegrasikan bar protein, kafe sehat, atau lounge sebagai daya tarik utama. Untuk model seperti ini, 93117 lebih tepat daripada 93116.
Kode 93127 jarang digunakan untuk gym komersial murni. Ia lebih cocok untuk entitas seperti klub binaraga dengan program pembinaan atlet, komunitas kebugaran dengan sistem keanggotaan, atau organisasi olahraga yang tidak berorientasi pada penyediaan fasilitas fisik semata.
Baca Juga:
Implikasi Perizinan: Mengapa Kode KBLI Gym Menentukan Tingkat Risiko
Pemilihan kode KBLI gym tidak berhenti pada aspek administratif semata. Dalam sistem OSS RBA, kode yang Anda pilih menentukan tingkat risiko usaha, yang pada akhirnya menentukan jenis perizinan yang diperlukan.
Untuk KBLI 93116, tingkat risiko bervariasi dari risiko rendah untuk skala usaha kecil hingga menengah rendah untuk skala menengah dan besar, bergantung pada modal dasar dan peringkat skala kegiatan usaha. Perbedaan tingkat risiko ini berdampak langsung pada kewajiban Anda.
Jika usaha Anda tergolong risiko rendah, NIB saja mungkin sudah cukup. Namun, untuk risiko menengah rendah, Anda memerlukan NIB plus Sertifikat Standar, yang berfungsi sebagai pernyataan mandiri pelaku usaha bahwa telah memenuhi standar usaha yang ditetapkan. Sertifikat ini tidak memerlukan verifikasi awal dari pemerintah, tetapi tetap harus dipenuhi.
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah menganggap NIB sudah cukup untuk semua skala usaha. Padahal, gym dengan modal dasar tertentu dan skala usaha menengah bisa saja memerlukan Sertifikat Standar yang harus dipenuhi kewajibannya. Memahami posisi Anda dalam skema ini mencegah sanksi administratif di kemudian hari.
Untuk memahami berbagai kode KBLI yang populer di berbagai sektor, Anda bisa melihat daftar KBLI populer yang tersedia.
Kewajiban Setelah Perizinan Terbit
Memperoleh NIB dan Sertifikat Standar bukan akhir dari proses. Ada kewajiban berkelanjutan yang harus dipenuhi. Untuk KBLI 93116, salah satu kewajiban yang tercantum adalah Sertifikat Standar K3L, yang memastikan aspek lingkungan kerja dan keselamatan terpenuhi.
Kewajiban ini bukan formalitas. Gym adalah tempat publik dengan peralatan berat dan potensi cedera. Aspek keselamatan dan lingkungan menjadi perhatian dalam kerangka perizinan, terutama ketika skala usaha Anda meningkat.
Selain K3L, ada juga kewajiban terkait pelaporan usaha dan pemutakhiran data. Kode KBLI gym yang Anda pilih menjadi dasar bagi sistem OSS untuk mengingatkan Anda tentang tenggat pelaporan yang berlaku.
Sumber Daya Manusia: Standar Kompetensi Instruktur Kebugaran
Pemilik gym juga perlu memperhatikan aspek kompetensi tenaga kerja. Instruktur kebugaran bukan sekadar pemandu latihan—mereka adalah profesional yang harus memiliki standar kompetensi yang diakui.
Standar Kompetensi Kerja Khusus (SKKK) Pelatih Kebugaran telah diregistrasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan melalui Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia dengan Nomor Registrasi 45/SKPK-DG/2025, atas dasar surat rekomendasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
SKKK ini terdiri dari 13 unit kompetensi yang mencakup aspek teknis, manajerial, keselamatan, gizi, anatomi, fisiologi, hingga pelayanan peserta. Unit kompetensi tersebut meliputi merencanakan program latihan, melakukan skrining peserta, memberikan saran gizi, hingga menangani pengaduan peserta latih.
Bagi pemilik gym, memahami standar ini membantu dalam merekrut dan mengembangkan tim yang kompeten. Instruktur yang tersertifikasi tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga mengurangi risiko cedera dan potensi masalah hukum. Kode KBLI gym yang Anda pilih tidak secara langsung mengatur kompetensi instruktur, tetapi izin usaha yang valid menjadi fondasi untuk membangun operasional yang patuh.
Kaitan KBLI Gym dengan K3 di Tempat Kerja
Gym sebagai tempat kerja memiliki risiko K3 yang khas. Peralatan berat, lantai yang licin, dan aktivitas fisik intens menjadi faktor risiko yang perlu dikelola. Kode KBLI gym yang mencantumkan kewajiban K3L mengingatkan pemilik usaha untuk memperhatikan aspek ini secara serius.
Penerapan K3 di gym bukan hanya soal kepatuhan regulasi. Ia berdampak pada kenyamanan anggota, reputasi usaha, dan potensi klaim hukum. Pemilik gym yang memahami hal ini akan menempatkan K3 sebagai bagian dari standar operasional, bukan beban administratif.
Perubahan KBLI 2025 dan Dampaknya bagi Usaha Gym
KBLI 2025 membawa sejumlah perubahan, meskipun untuk kode 93116 dampaknya adalah tetap 1:1—kode tetap digunakan dengan kemungkinan penyesuaian diksi pada judul atau uraian. Namun, pemilik gym tetap perlu memahami konteks perubahan ini secara lebih luas.
Pemerintah menerbitkan daftar perubahan KBLI 2025 yang perlu dipantau oleh pelaku usaha, terutama jika ada rencana ekspansi ke layanan tambahan seperti F&B atau program kebugaran khusus. Perubahan ini bisa memengaruhi kode KBLI yang perlu Anda gunakan.
Selain itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga resmi menjadi pengampu KBLI sektor keolahragaan, dan perizinan usaha berbasis risiko untuk sektor ini mulai diimplementasikan melalui sistem OSS-RBA. Ini menandai perhatian yang lebih besar terhadap tata kelola usaha di sektor kebugaran dan olahraga.
Bagi Anda yang mengelola gym, perkembangan ini adalah sinyal bahwa sektor kebugaran semakin diakui sebagai bagian penting dari industri olahraga nasional. Kode KBLI gym yang tepat menjadi pintu masuk untuk terhubung dengan ekosistem kebijakan yang lebih luas.
Peluang Ekspansi dan Kode KBLI Tambahan
Gym yang berkembang sering menambahkan layanan di luar fasilitas inti. Toko suplemen, layanan fisioterapi, atau program nutrisi memerlukan kode KBLI tambahan yang sesuai. Mengabaikan hal ini bisa membuat sebagian kegiatan usaha Anda tidak tercakup dalam izin.
Untuk memahami cakupan kode lain yang mungkin relevan, Anda bisa menelusuri pencarian KBLI berdasarkan kategori yang memudahkan identifikasi kode tambahan yang diperlukan.
Kesalahan Umum dalam Memilih Kode KBLI Gym
Beberapa kesalahan berulang sering terjadi di kalangan pemilik gym, terutama yang baru pertama kali mengurus perizinan.
Kesalahan pertama adalah memilih kode KBLI gym hanya berdasarkan nama tanpa membaca uraian lengkapnya. Padahal, uraian inilah yang menentukan cakupan kegiatan yang diizinkan. Jika Anda hanya membaca judul dan mengabaikan uraian, risiko salah pilih meningkat.
Kesalahan kedua adalah tidak memperhitungkan layanan tambahan. Gym yang menyediakan kafe, toko suplemen, atau layanan fisioterapi mungkin memerlukan kode KBLI tambahan. Mengabaikan hal ini bisa membuat sebagian kegiatan usaha Anda tidak tercakup dalam izin yang dimiliki.
Kesalahan ketiga adalah menganggap kode KBLI bisa diubah dengan mudah setelah NIB terbit. Pada praktiknya, perubahan kode KBLI memerlukan pembaruan data di OSS dan dapat memengaruhi kewajiban perizinan yang sudah dipenuhi.
Kesalahan keempat adalah mengabaikan perbedaan antara kode yang tampak serupa. Banyak pemilik gym tidak menyadari bahwa 93116, 93117, dan 93127 memiliki cakupan yang berbeda. Akibatnya, mereka memilih kode yang tidak sepenuhnya sesuai dengan model bisnis yang dijalankan.
Untuk menghindari kesalahan ini, pemahaman tentang cara membaca kode KBLI menjadi keterampilan dasar yang sebaiknya dikuasai setiap pemilik usaha.
Langkah Praktis Sebelum Menentukan Kode KBLI Gym Anda
Sebelum memutuskan kode yang akan digunakan, ada beberapa langkah persiapan yang bisa Anda lakukan.
- Rumuskan model bisnis secara jelas: apakah Anda menyediakan fasilitas, keanggotaan klub, atau keduanya?
- Identifikasi semua layanan yang akan ditawarkan, termasuk layanan tambahan seperti F&B atau retail.
- Perkirakan skala usaha berdasarkan modal dasar dan target pasar, karena hal ini memengaruhi tingkat risiko.
- Baca uraian lengkap setiap kode KBLI yang dipertimbangkan, bukan hanya judulnya.
- Periksa apakah ada kode KBLI tambahan yang diperlukan untuk layanan pendukung.
- Dokumentasikan keputusan pemilihan kode beserta alasannya, agar mudah dirujuk di kemudian hari.
- Konsultasikan dengan pendamping profesional jika ada ambiguitas dalam menentukan kode yang tepat.
Jika Anda mengelola beberapa jenis usaha di sektor kebugaran, penting untuk memastikan setiap lini usaha tercatat dengan kode yang sesuai. Kode KBLI gym yang dipilih dengan cermat akan memudahkan proses pemutakhiran data ketika usaha Anda berkembang.
Pendampingan profesional dalam menentukan kode KBLI dan memahami kewajiban perizinan dapat membantu Anda menghindari kesalahan yang memerlukan perbaikan di kemudian hari. Konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim kbli2025.com untuk pendampingan yang sesuai.
Membangun Fondasi Legalitas yang Kuat
Pemilihan kode KBLI gym adalah langkah awal dari perjalanan legalitas usaha Anda. Setelah kode ditentukan dan NIB diterbitkan, fokus berikutnya adalah memenuhi kewajiban yang menyertai dan menjaga kepatuhan secara berkelanjutan.
Legalitas yang kuat memberikan manfaat jangka panjang. Ia memudahkan akses pembiayaan, membuka peluang kemitraan dengan merek global, dan melindungi usaha Anda dari sanksi administratif. Dalam industri kebugaran yang semakin kompetitif, fondasi legalitas yang kokoh menjadi pembeda antara usaha yang bertahan dan yang tersandung masalah administratif.
Kesimpulan
Memilih kode KBLI gym yang tepat adalah fondasi legalitas usaha Anda. Kode 93116 cocok untuk gym komersial pada umumnya, 93117 untuk gym dengan layanan F&B, dan 93127 untuk klub kebugaran berbasis keanggotaan. Perbedaan ini bukan sekadar administratif—ia menentukan tingkat risiko, jenis perizinan, dan kewajiban yang menyertai.
Mulailah dengan memetakan model bisnis Anda secara jujur, lalu pilih kode yang paling sesuai. Untuk memahami kerangka klasifikasi secara lebih mendalam, pelajari panduan tentang KBLI 2025 yang membahas dasar-dasar sistem ini.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah kode KBLI gym 93116 masih berlaku di 2025?
Ya. Kode 93116 tetap digunakan pada KBLI 2025 dengan dampak konversi 1:1 dari KBLI 2020. Kemungkinan penyesuaian hanya berupa perubahan diksi pada judul atau uraian, bukan perubahan kode.
Apa perbedaan utama 93116 dan 93117?
Perbedaan utamanya terletak pada layanan tambahan. Kode 93117 mencakup kemungkinan penyediaan jasa pelayanan makan dan minum sebagai bagian dari kegiatan usaha, sedangkan 93116 berfokus pada penyediaan tempat dan fasilitas fitness.
Apakah gym dengan skala kecil hanya memerlukan NIB?
Untuk skala usaha kecil dengan tingkat risiko rendah, NIB saja umumnya cukup. Namun, untuk skala menengah atau besar dengan tingkat risiko menengah rendah, Anda memerlukan NIB plus Sertifikat Standar.
Apakah instruktur gym wajib memiliki sertifikasi?
Standar Kompetensi Kerja Khusus Pelatih Kebugaran telah diregistrasi oleh Kemnaker. Meskipun kewajiban sertifikasi dapat bervariasi, memiliki instruktur bersertifikat meningkatkan kualitas layanan dan mengurangi risiko hukum.
Sumber & referensi
Badan Pusat Statistik. Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. https://www.bps.go.id/
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Sistem OSS RBA — KBLI 93116 Fasilitas Pusat Kebugaran/Fitness Center. https://oss.go.id/
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Sistem OSS RBA — KBLI 93127 Klub Kebugaran/Fitness dan Binaraga. https://oss.go.id/
Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia. Standar Kompetensi Kerja Khusus Pelatih Kebugaran, Nomor Registrasi 45/SKPK-DG/2025. https://apki.or.id/